Kalutnya Hati


Dia wanita yang benar-benar keras kepala. Wanita yang sibuk mencari perhatian sana-sini demi mendapatkan sebuah kasih sayang. Kasih sayang dari seseorang yang dia inginkan. Tapi itu semua sirna karena dia tak pernah mendapatkan hal semacam itu. Tetap saja, dia berusaha mencari perhatian walau dia tahu itu adalah hal yang egois, karena perhatian adalah hal yang akan datang sendirinya seiring ia sadar akan semacam hal bodoh tersebut. Padahal wanita itu sangat memumpuni dari segi keluarga, dan juga ia adalah anak dari seorang bangsawan dimana kekayaannya tidak akan pernah menjadi salah satu alasan kesedihannya. Bahkan, ia sangat disayang oleh orang tuanya dan terlebih perhatian sudah terlalu sering ia dapatkan. Lalu apa yang wanita itu cari?

Berambut pendek berkulit putih dengan gaya bajunya yang terlihat menarik adalah suatu bentuk kesehariannya dalam mencari kekasih hati. Wanita itu mudah sekali cemas, oleh perasaan hati yang sudah lama tak berpenghuni. Ia selalu bergumam kepada pangeran yang gagah berani untuk suatu saat nanti menjemputnya di malam hari. Namun, suatu saat nanti adalah ketidakpastian waktu yang hanya bisa berubah menjadi mitos belaka. Pernah disaat itu, hatinya berlabuh kepada seorang pria bermata biru. Kemudian ia menyibukkan diri untuk menebar segala perhatiannya agar bisa dilihat oleh pria tersebut. Tapi Tuhan sudah merencanakan sesuatu, Pria tersebut berpaling kemudian wanita itu menangis sejadinya. Wanita ini seringkali mendapatkan kondisi seperti itu. Kondisi dimana ia tak bisa mendapatkan apa yang ia mau. Hanya Tuhan yang boleh berkehendak dan ia sangat benci itu.

Lalu ia  merenung berhari-hari memikirkan bagaimana caranya agar permintaan hatinya terkabuli. Dan datanglah suatu kondisi dimana wanita jatuh cinta terhadap pria yang berbadan tinggi. Pria tersebut juga mempunyai rasa yang sama, lalu ia selalu memberikan perhatian dan kasih sayang yang ia punya. Wanita itu lantas senang setengah mati, ia tergila-gila dan bahagia karena merasa doanya didengar oleh Tuhan. Tapi sungguh sangat disayangkan, Pria berbadan tinggi itu tidak pernah menyatakan cinta kepada si wanita. Namun tetap saja, hal itu tidak menghalangi rasa bahagia si wanita, karena dia sangat senang medapatkan perhatian dari pria yang ia cintai. Hari demi hari, pria berbadan tinggi tiba-tiba  menghilang begitu saja, tanpa jejak dan kabar. Si wanita menjadi bingung tak karuan, mengapa ia bisa pergi tanpa pamit terlebih dahulu? Wanita itu berpikir bukankah ketika seseorang memberikan perhatian lebih terhadapmu, ia akan pamit ketika ia akan pergi? Tapi tidak, kenyataannya tidak seperti itu. Lantas wanita itu mengalami sedih berkepanjangan hingga tak ada lagi air mata yang bisa dikeluarkan. Wanita itu tak bisa berpikir dengan jernih, hatinya kacau, mukanya murung , hari-harinya terasa gelap. Hingga sampai pada satu titik, ia merasa sedih yang amat mendalam, tak ada lagi tangis, taka da lagi tawa. Hatinya telah hilang, hilang untuk merasakan apapun. Tak ada lagi yang bisa ia rasakan, seperti orang mati.

Kini ia telah hilang harapan. Tak ada lagi gumaman pria-pria yang ia harapkan. Yang ada hanya sepi. Tanpa disadari, Wanita itu telah masuk kedalam lubang yang ia buat sendiri. Dan ia tak tahu bagaimana untuk keluar dari lubang tersebut. Ia tak melihat apa yang salah dalam dirinya, tak pernah sedetik pun ia memikirkan hal itu, karena mungkin sudah tertutupi dengan berbagai angan palsu tentang pangeran-pangeran dambaannya. Kini, wanita itu tak mengenal rasa cinta, karena hatinya telah kalut oleh angannya sendiri

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jumpa pembuat 6 stiker #kindcomments di Instagram

Apa aku pandai bersandiwara di dunia ini?

Pemalas